BBRMP Sulawesi Barat Bekali Mahasiswa Strategi Pemupukan Berbasis Analisis Tanah
MAMUJU-Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Barat (BBRMP Sulbar) memberikan pembekalan materi pemupukan berimbang kepada mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) pada Jumat (27/2) di Aula diseminasi BBRMP Sulbar.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas generasi muda pertanian dalam menerapkan prinsip pemupukan berbasis analisis tanah dan kebutuhan spesifik lahan. Materi yang diusung bertema “Optimalisasi Pemupukan Berimbang untuk Pertanian Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan”, sebagai respons terhadap tantangan pengelolaan lahan pertanian modern.
Materi disampaikan oleh Penyuluh Pertanian Ahli Utama BBRMP Sulbar, Marten P. Sirappa. Dalam paparannya, dijelaskan bahwa pemupukan berimbang bukan sekadar kebiasaan pemberian pupuk, melainkan harus didasarkan pada kondisi dan kebutuhan hara tanah. Rendahnya kandungan bahan organik tanah masih menjadi persoalan utama yang memengaruhi produktivitas dan kesehatan lahan.
Peserta dibekali pemahaman mengenai identifikasi jenis tanah, pengenalan gejala defisiensi hara, pengukuran unsur hara, hingga penentuan komposisi pupuk berdasarkan hasil analisis tanah. Ditekankan pula penerapan prinsip 5T, yaitu tepat jenis, tepat dosis, tepat waktu, tepat bentuk/formulasi, dan tepat cara, termasuk pemanfaatan pupuk organik.
Pemupukan yang tidak tepat dapat berdampak pada penurunan kualitas tanah dan pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, penerapan pemupukan berimbang menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keberlanjutan sistem pertanian.
Kegiatan berlangsung interaktif dan diharapkan mampu mendorong mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dalam praktik pertanian yang produktif dan ramah lingkungan.
Melalui pembekalan ini, BBRMP Sulbar menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan kapasitas sumber daya manusia pertanian menuju sistem pertanian berkelanjutan.(AA)