• Jl. H.Abd.Malik Pattana Endeng
  • WA center: 0853-9661-9306
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Rencana Strategis
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Jurnal
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Kontak
Thumb
33 dilihat       06 November 2026

BRMP Sulbar Evaluasi Capaian LTT, Perkuat Strategi Percepatan Tanam Jelang Akhir Tahun

Sampaga, 5 November 2026 – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Barat melaksanakan pertemuan bersama penyuluh pertanian Kecamatan Sampaga dan Kecamatan Papalang di Aula Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sampaga, Kamis (5/11/2026). Pertemuan ini mengagendakan evaluasi realisasi Luas Tambah Tanam (LTT) padi periode Januari–Oktober 2026 sekaligus memperkuat strategi percepatan pencapaian target menjelang akhir tahun.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengawalan Tim Penanggung Jawab (PJ) Swasembada Pangan Kabupaten Mamuju dalam memastikan pelaksanaan program peningkatan produksi pangan berjalan optimal, baik melalui LTT Reguler maupun program PM-AAS.

Dalam arahannya, PJ Swasembada Pangan Kabupaten Mamuju, Marwayanti Nas, mengingatkan bahwa memasuki penghujung tahun 2026, seluruh penyuluh pertanian harus semakin fokus dan meningkatkan intensitas pendampingan serta pengawalan kegiatan tanam di wilayah kerja masing-masing. Hal ini mengingat capaian LTT Kabupaten Mamuju masih membutuhkan perhatian serius karena realisasi yang diperoleh belum sebanding dengan target yang telah ditetapkan secara nasional.

Berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 166/Kpts./PW.020/M/02/2026, Kabupaten Mamuju mendapatkan target LTT Reguler tahun 2026 sebesar 20.224 hektare. Namun, berdasarkan hasil evaluasi Januari–Oktober 2026, realisasi tanam baru mencapai 9.059,10 hektare atau 44,8 % dari target tahunan. Dengan demikian, masih terdapat kekurangan sebesar 11.164,90 hektare yang perlu dikejar hingga akhir tahun.

Meskipun realisasi telah mencapai 97,8 % dari total kesanggupan tanam Januari–Oktober sebesar 9.266 hektar, capaian tersebut masih jauh dari target LTT Reguler Kabupaten Mamuju. Kondisi ini menunjukkan perlunya peningkatan upaya percepatan tanam secara lebih intensif dan terukur.

Selain itu, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 13.338,79 hektar, realisasi LTT Januari–Oktober 2026 mengalami penurunan sebesar 4.279,69 hektar atau  32,1 %

Salah satu faktor yang menjadi perhatian dalam evaluasi adalah kondisi iklim yang dikaitkan dengan fenomena El Niño, terutama potensi berkurangnya curah hujan dan ketersediaan air untuk kegiatan pertanian. Keterbatasan air pada sejumlah areal persawahan, khususnya lahan tadah hujan, dapat memengaruhi jadwal tanam dan memperlambat pelaksanaan penanaman. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi petani dan penyuluh dalam mengoptimalkan potensi lahan serta meningkatkan indeks pertanaman.

Menghadapi kondisi tersebut, diperlukan langkah antisipatif melalui pemetaan wilayah rawan kekeringan, optimalisasi sumber air yang tersedia, penyesuaian jadwal tanam, serta peningkatan koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam mengatasi keterbatasan air bagi kegiatan pertanian.

Secara khusus, Kecamatan Sampaga mencatat realisasi LTT kumulatif sebesar 1.235 ha dari kesanggupan 1.270 ha atau mencapai 97,2 %. Sementara itu, Kecamatan Papalang mencatat realisasi sebesar 2.553,01 ha dari kesanggupan 2.632 ha atau mencapai 97 % Kedua kecamatan masih memiliki kekurangan terhadap kesanggupan masing-masing sebesar 35 ha  dan 78,99 ha

Selain LTT Reguler, perhatian juga diarahkan pada pengawalan program PM-AAS yang mendukung target perluasan areal tanam sebesar 1 juta hektare secara nasional, dengan alokasi khusus Kabupaten Mamuju sebesar 1.415 ha. Penyuluh diharapkan berperan aktif dalam memastikan kesiapan lokasi, kelompok tani, serta percepatan pelaksanaan tanam agar program tersebut memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi pangan.

Marwayanti Nas menekankan bahwa penyuluh pertanian memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pendampingan petani dalam mendukung swasembada pangan. Oleh karena itu, penyuluh tidak hanya berorientasi pada pemenuhan laporan administrasi, tetapi juga harus memastikan kegiatan tanam benar-benar terlaksana di lapangan.

Penguatan koordinasi dengan pemerintah desa, kelompok tani, petugas lapangan, dan instansi terkait perlu terus dilakukan, khususnya dalam mengidentifikasi potensi lahan yang masih dapat ditanami, mengatasi kendala ketersediaan air, serta meningkatkan akurasi data realisasi tanam.

Melalui pertemuan evaluasi ini, BRMP Sulawesi Barat mendorong seluruh penyuluh pertanian Kecamatan Sampaga dan Papalang untuk memperkuat komitmen bersama dalam mengejar ketertinggalan realisasi LTT, mengoptimalkan potensi lahan, serta mempercepat pelaksanaan program PM-AAS.

Dengan waktu pelaksanaan tahun 2026 yang semakin terbatas, sinergi, kerja nyata, dan pengawalan intensif di lapangan menjadi kunci dalam meningkatkan capaian LTT Kabupaten Mamuju. Upaya tersebut diharapkan mampu memperkuat kontribusi daerah dalam mendukung peningkatan produksi padi dan mewujudkan swasembada pangan nasional secara berkelanjutan.

Prev Next

- BRMP Sulawesi Barat


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP Sulbar Hadiri Konsultasi Publik RAD-PKSB 2026–2029
    06 Nov 2026 - By BRMP Sulawesi Barat
  • Thumb
    BRMP Sulbar dan Korem 142/Tatag Perkuat Sinergi Dukung Swasembada Pangan Nasional
    06 Nov 2026 - By BRMP Sulawesi Barat
  • Thumb
    BRMP Sulbar Monitoring Cetak Sawah Rakyat di Bonehau
    05 Nov 2026 - By BRMP Sulawesi Barat
  • Thumb
    Perkuat Perlindungan Tanaman, BRMP Sulawesi Barat Laksanakan Edukasi Pengendalian OPT Perkebunan
    05 Nov 2026 - By BRMP Sulawesi Barat

tags

BBRMP Sulawesi Barat Evaluasi LTT

Kontak

WA center: 0853-9661-9306
(0426) 2321830
[email protected]

Website:https://sulbar.brmp.pertanian.go.id/

Jl. H.Abd.Malik Pattana Endeng
Kompleks Perkantoran Gubernur Sulawesi Barat
Mamuju - Sulawesi Barat
Indonesia
91511

© 2026 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Barat. All Right Reserved