Gaspol Produksi Jagung, BBRMP Sulbar Mulai Tahapan Persiapan Lahan
Polewali Mandar-Tim Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Sulawesi Barat mulai melaksanakan kegiatan produksi benih jagung melalui tahapan persiapan lahan di lokasi IP2TP Basseang, Kelurahan Madatte, Kecamatan Polewali. Kegiatan ini menjadi langkah awal yang strategis guna memastikan seluruh proses budidaya berjalan optimal sejak fase awal penanaman.
Persiapan lahan diawali dengan penyemprotan herbisida secara merata untuk mengendalikan gulma yang berpotensi mengganggu pertumbuhan tanaman jagung. Aplikasi herbisida dilakukan dengan memperhatikan dosis anjuran, waktu aplikasi, serta kondisi lapangan, sehingga mampu menekan persaingan unsur hara, air, dan cahaya sejak dini. Langkah ini penting agar tanaman jagung dapat tumbuh seragam dan memiliki daya saing yang baik sejak awal pertumbuhan.
Setelah tahapan pengendalian gulma, kegiatan dilanjutkan dengan pengolahan tanah. Proses ini meliputi pembajakan dan penggaruan guna memperbaiki struktur tanah, meningkatkan aerasi, serta menciptakan media tanam yang gembur dan siap tanam. Pengolahan tanah yang baik juga diharapkan mampu mempercepat perkembangan akar, meningkatkan penyerapan unsur hara, serta mendukung pertumbuhan tanaman secara maksimal.
Selain itu, tim teknis juga menyiapkan tata letak lahan dan sistem drainase agar areal pertanaman tetap dalam kondisi ideal selama musim tanam. Penataan lahan yang baik menjadi bagian penting dalam mendukung efisiensi budidaya sekaligus meminimalkan risiko genangan air yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman.
Melalui tahapan persiapan yang terencana dan penerapan teknis budidaya yang tepat, kegiatan produksi benih jagung di IP2TP Basseang diharapkan mampu menghasilkan benih unggul dan bermutu tinggi. Program ini sekaligus menjadi percontohan penerapan pertanian modern di Sulawesi Barat dalam rangka mendukung peningkatan produktivitas jagung dan ketersediaan benih berkualitas bagi petani.(MR/MN)