Kepala BRMP Sulbar Dampingi Tenaga Ahli Menteri Tinjau Progres Cetak Sawah Rakyat di Kab. Polman
Polewali Mandar – Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Barat bersama tim mendampingi Prof. Murtir Jeddawi selaku Tenaga Ahli, dalam kunjungan lapangan untuk meninjau pelaksanaan salah satu program strategis Kementerian Pertanian, yakni kegiatan Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Desa Panyampa, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemantauan dan pengawalan terhadap pelaksanaan program Cetak Sawah Rakyat guna memastikan seluruh tahapan kegiatan berjalan sesuai dengan perencanaan, ketentuan teknis, serta kontrak kerja yang telah disepakati. Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan luas baku lahan sawah sebagai upaya memperkuat kapasitas produksi pertanian dan mendukung pencapaian swasembada pangan nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Murtir Jeddawi memberikan penekanan khusus terhadap pentingnya pelaksanaan pekerjaan yang berkualitas, tertib, dan sesuai dengan ketentuan kontrak. Ia mengingatkan agar setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan secara sungguh-sungguh dengan memperhatikan spesifikasi teknis dan target yang telah ditetapkan. Berdasarkan data pelaksanaan kegiatan, terdapat perubahan target luasan pekerjaan setelah dilakukan adendum kontrak, yakni dari target awal seluas 72,18 hektare menjadi 38 hektare. Selain perubahan target luasan, dalam pelaksanaannya juga ada sejumlah kendala teknis di beberapa titik lokasi pekerjaan. Di antaranya terdapat ketidaksesuaian poligon atau batas area pekerjaan dengan kondisi aktual di lapangan, serta beberapa kendala lainnya yang memerlukan penanganan dan koordinasi lebih lanjut agar pelaksanaan kegiatan tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, penyedia dan konsultan memiliki tanggung jawab penting untuk memastikan seluruh pekerjaan terlaksana dengan baik dan dapat diselesaikan sesuai batas waktu serta ketentuan yang tertuang dalam kontrak. Oleh karena itu, setiap proses harus mendapat perhatian dan pengawasan secara optimal, sehingga tidak terjadi penyimpangan dari perencanaan yang telah ditetapkan.
Penekanan tersebut menjadi penting mengingat kegiatan Cetak Sawah Rakyat tidak hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan secara fisik, tetapi juga harus memastikan lahan yang dicetak memenuhi standar teknis dan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan budidaya pertanian ke depannya.
Kehadiran Kepala Balai BRMP Sulawesi Barat bersama tim dalam kegiatan ini juga menunjukkan komitmen BRMP dalam mendukung pengawalan program strategis Kementerian Pertanian di daerah. Melalui pemantauan langsung di lapangan, berbagai aspek pelaksanaan kegiatan dapat dicermati guna memastikan kesesuaian antara progres pekerjaan dan target yang telah direncanakan.
Program Cetak Sawah Rakyat diharapkan mampu membuka peluang peningkatan produksi padi, memperluas areal pertanaman, serta memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan ketahanan pangan, khususnya di wilayah Sulawesi Barat.
Melalui kunjungan dan pengawalan ini, diharapkan seluruh pihak yang terlibat, baik penyedia, konsultan, maupun unsur pelaksana lainnya, dapat menjalankan tanggung jawab masing-masing secara maksimal. Dengan demikian, pelaksanaan Cetak Sawah Rakyat di Kabupaten Polewali Mandar dapat diselesaikan tepat waktu, sesuai kontrak, serta menghasilkan kualitas pekerjaan yang dapat dipertanggungjawabkan.
BRMP Sulawesi Barat terus berkomitmen mendukung keberhasilan program strategis Kementerian Pertanian melalui pengawalan dan penerapan modernisasi pertanian demi terwujudnya pertanian yang produktif, berkelanjutan, dan mendukung swasembada pangan nasional.