Rapat Koordinasi Program Strategis Kementan Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Mamasa
MAMASA-Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Sulawesi Barat bersama Pemerintah Kabupaten Mamasa melaksanakan Rapat Koordinasi Program Strategis Kementerian Pertanian dalam Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan yang dilaksanakan di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Mamasa.
Kegiatan rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Direktur Wilayah BBRMP Sulawesi Barat, Sumarni Pannikkai, bersama tim yang terdiri dari Liaison Officer (LO) Kabupaten Mamasa Marthen P. Sirappa serta Ketua Tim Kerja (Katimker) Penyuluh Pertanian Provinsi Sulawesi Barat.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri oleh Bupati Mamasa, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mamasa beserta jajaran, serta seluruh penyuluh pertanian se-Kabupaten Mamasa yang berasal dari 17 Balai Penyuluhan Pertanian (BPP).
Kegiatan ini juga menjadi momentum perkenalan Direktur Wilayah BBRMP Sulawesi Barat kepada Pemerintah Kabupaten Mamasa serta seluruh penyuluh pertanian di wilayah tersebut, sekaligus memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan berbagai program strategis Kementerian Pertanian di daerah.
Dalam arahannya, Bupati Mamasa menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Kementerian Pertanian melalui BBRMP Sulawesi Barat terhadap pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Mamasa. Ia menegaskan bahwa sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Mamasa, sehingga sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta para penyuluh pertanian sangat penting untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.
Sementara itu, Direktur Wilayah BBRMP Sulawesi Barat, Sumarni Pannikkai, menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta para penyuluh pertanian dalam mengawal pelaksanaan berbagai program strategis Kementerian Pertanian guna meningkatkan produksi pertanian dan mendukung terwujudnya swasembada pangan berkelanjutan.
Dalam rapat tersebut juga dibahas sejumlah program strategis Kementerian Pertanian, antara lain percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) reguler, kegiatan Cetak Sawah Rakyat (CSR), Optimalisasi Lahan (Oplah), pengusulan Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) bantuan pemerintah, dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta penguatan dukungan irigasi pertanian yang akan dikoordinasikan dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) guna meningkatkan produksi padi.
Melalui kegiatan rapat koordinasi ini diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, sehingga berbagai program pembangunan pertanian dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan produksi serta kesejahteraan petani di Kabupaten Mamasa.(MN)