Sinergitas Dinas Perkebunan dan Penyuluh Pertanian Percepat Usulan CPCL Kakao
MAMUJU-Balai Besar Penerapan Modernisasi pertanian (BBRMP) Sulawesi Barat terus mendorong percepatan penyelesaian usulan CPCL Bantuan Kakao Tahun 2026 melalui rapat koordinasi yang dilaksanakan di Kantor Dinas Perkebunan Kabupaten Mamuju.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Wilayah/Kepala BBRMP Sulawesi Barat, Kepala Dinas Perkebunan kabupaten Mamuju, Kapoksi Pendampingan Modernisais Pertanian, PJ Swasembada Kabupaten Mamuju, Ketua Tim Kerja Penyuluh Pertanian Kabupaten Mamuju, Lo Kabupeten mamuju (CWS Penyuluh Provinsi), para Koordinator Kecamatan dari unsur perkebunan dan penyuluh pertanian, serta penyuluh pertanian lapangan yang terlibat dalam proses identifikasi dan verifikasi lapangan.
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut hasil kesepakatan pertemuan BBRMP sulbar, Penyuluh pertanian dan Dinas Perkebunan melalui Koordinasi dilaksanakan tanggal 16 April 2026 di kantor Perkebunan Kab Mamuju dengan fokus menyatukan persepsi, membangun sinergi lintas sektor dengan melibatkan Penyuluh Pertanijandalam melaksankan identifikasi dan Verivikasi di lapangan terkait perbaikan dokumen pendukung sesuai juknis terbaru, serta mempercepat penyelesaian usulan CPCL agar dapat segera diajukan sesuai ketentuan.
Berdasarkan usulan Dinas Perkebunan Kabupaten Mamuju kepada Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Surabaya per tanggal 17 April 2026, data tersebut menjadi acuan dan pedoman dalam melakukan perbaikan dokumen sesuai format terbaru. Dari hasil verifikasi administrasi awal, total luasan CPCL yang diajukan dan telah memenuhi kelengkapan mencapai 8.247,75 hektar.
Melalui sinergi antara Dinas Perkebunan dan para penyuluh pertanian, hingga tanggal 23 April 2026 data yang telah selesai diidentifikasi, diverifikasi, dan dinyatakan lengkap mencapai 5.309,7 hektar, terdiri dari 1.484,25 hektar kegiatan perluasan dan 3.825,46 hektar kegiatan peremajaan.
Sementara itu, proses identifikasi dan verifikasi terhadap sisa usulan masih terus berjalan secara intensif. Seluruh tahapan pendataan ditargetkan rampung sebelum 30 April 2026, sehingga seluruh usulan dapat segera diajukan.
Kolaborasi antara BBRMP Sulawesi Barat, Dinas Perkebunan Kabupaten Mamuju, dan para penyuluh pertanian menjadi kunci utama keberhasilan percepatan ini. Diharapkan bantuan pemerintah nantinya dapat tersalurkan tepat sasaran, meningkatkan produktivitas kakao, dan mendorong kesejahteraan petani di Kabupaten Mamuju.
Semangat para pentugas lapang, karena kerja keras hari ini adalah pondasi kemajuan pertanian dan harapan bagi petani di masa depan.(MN)