Percepat Bantuan Ayam Petelur, BRMP Sulbar Sinkronkan CPCL Bersama Balai Veteriner Banjarbaru
MAMUJU– Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Barat menerima kunjungan kerja Kepala Balai Veteriner Banjarbaru, drh. Aris Sutomo, M.Sc., beserta jajaran dalam rangka memperkuat koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan program bantuan pemerintah bidang peternakan, khususnya bantuan ayam petelur di Provinsi Sulawesi Barat.
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Barat, Dr. Sumarni Panikkai, didampingi Kepala Kelompok Substansi Pendampingan Modernisasi Pertanian dan Ketua Tim Kerja Wilayah II Pendampingan Modernisasi Pertanian.
Pertemuan ini bertujuan menyelaraskan hasil monitoring yang telah dilakukan Balai Veteriner Banjarbaru terhadap Calon Penerima Calon Lokasi (CPCL) bantuan ayam petelur di Sulawesi Barat sekaligus memperkuat sinergi dalam percepatan penyelesaian administrasi dan penyaluran bantuan pemerintah kepada kelompok penerima.
Dalam koordinasi tersebut, tim Balai Veteriner Banjarbaru memaparkan hasil monitoring di lapangan, termasuk sejumlah kendala yang masih dihadapi, khususnya pada proses verifikasi CPCL di Kabupaten Polewali Mandar. Selain itu, Balai Veteriner Banjarbaru meminta dukungan BRMP Sulawesi Barat untuk mempercepat penyelesaian CPCL secara manual maupun melalui aplikasi e-Banper, sehingga proses penetapan calon penerima dapat segera dituntaskan dan bantuan dapat disalurkan sesuai jadwal.
Tim Balai Veteriner Banjarbaru juga menyampaikan perkembangan pelaksanaan bantuan ayam petelur tahap I, di mana pembangunan kandang telah berjalan pada lima kelompok tani di Sulawesi Barat, terdiri atas dua kelompok tani di Kabupaten Polewali Mandar, satu kelompok tani di Kabupaten Mamuju, dan dua kelompok tani di Kabupaten Pasangkayu.
Setiap kelompok penerima akan memperoleh paket bantuan berupa kandang ayam, 600 ekor ayam petelur, pakan, serta obat-obatan sebagai dukungan pengembangan usaha peternakan ayam petelur. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produksi telur, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus meningkatkan pendapatan peternak.
Meanggapi hal tersebut, Kepala BRMP Sulawesi Barat, Dr. Sumarni Panikkai, menegaskan bahwa BRMP Sulawesi Barat siap mendukung penuh percepatan pelaksanaan program bantuan pemerintah melalui Tim Pendampingan Modernisasi Pertanian.
"BRMP Sulawesi Barat berkomitmen mendukung Balai Veteriner Banjarbaru dalam mempercepat penyelesaian CPCL, baik secara manual maupun melalui aplikasi e-Banper. Tim Pendampingan Modernisasi Pertanian yang menangani bantuan pemerintah siap memberikan pendampingan agar seluruh tahapan dapat berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan," ujar Dr. Sumarni Panikkai.
Ia menambahkan bahwa sinergi antarlembaga menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan bantuan pemerintah sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat.
Program bantuan ayam petelur ini merupakan aspirasi Komisi IV DPR RI yang bertujuan meningkatkan populasi ayam petelur, memperkuat produksi pangan asal ternak, serta mendorong peningkatan kesejahteraan peternak melalui pengembangan usaha peternakan yang berkelanjutan.
Melalui koordinasi dan sinkronisasi yang erat antara BRMP Sulawesi Barat dan Balai Veteriner Banjarbaru, diharapkan seluruh tahapan pelaksanaan bantuan pemerintah dapat diselesaikan lebih cepat, mulai dari verifikasi CPCL, penyelesaian administrasi, hingga penyaluran bantuan kepada kelompok penerima. Kolaborasi ini menjadi wujud komitmen Kementerian Pertanian dalam memastikan setiap program bantuan pemerintah berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi pengembangan subsektor peternakan di Provinsi Sulawesi Barat.(MN)