Petani Wonomulyo Antusias Pelajari Teknologi PM-AAS
POLEWALI MANDAR – Antusiasme petani terhadap penerapan teknologi Pertanian Modern – Advanced Agriculture System (PM-AAS) terus meningkat. Setelah sebelumnya menerima kunjungan studi tiru dari penyuluh dan petani Kecamatan Luyo, Balai Besar Penerapan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Barat kembali menerima kunjungan studi tiru dari petani Kecamatan Wonomulyo di lokasi pertanaman PM-AAS, Desa Bumiayu, Kabupaten Polewali Mandar.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BRMP Sulawesi Barat dalam memperluas diseminasi inovasi pertanian kepada petani melalui pembelajaran langsung di lapangan. Dengan melihat secara nyata hasil penerapan teknologi, petani diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif sekaligus memiliki keyakinan untuk mengadopsi inovasi tersebut pada usaha taninya.
Seperti pada kegiatan sebelumnya, rombongan diajak mengunjungi areal pertanaman PM-AAS untuk mengamati secara langsung pertumbuhan tanaman padi serta penerapan teknologi budidaya yang diterapkan. Observasi lapangan memberikan kesempatan kepada peserta untuk membandingkan kondisi pertanaman dengan metode budidaya yang selama ini mereka gunakan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan edukasi yang difasilitasi oleh Tim BRMP Sulawesi Barat. Peserta mendapatkan penjelasan mengenai seluruh tahapan budidaya PM-AAS, mulai dari pengolahan lahan, penggunaan alat tanam, pemilihan varietas unggul, pengelolaan pemupukan, hingga teknik panen. Tim juga memaparkan potensi peningkatan produktivitas yang dapat dicapai melalui penerapan teknologi PM-AAS secara optimal.
Diskusi berlangsung aktif dengan berbagai pertanyaan dan berbagi pengalaman dari para petani. Kesempatan ini dimanfaatkan untuk mengklarifikasi berbagai hal terkait penerapan teknologi PM-AAS sehingga peserta memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai manfaat maupun teknis pelaksanaannya di lapangan.
Antusiasme peserta terlihat dari tingginya minat untuk mempelajari teknologi yang diperkenalkan. Melalui kunjungan ini, petani tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mendapatkan gambaran nyata bahwa modernisasi pertanian dapat diterapkan secara efektif untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani.
Kegiatan studi tiru yang dilaksanakan secara berkelanjutan menjadi wujud komitmen BRMP Sulawesi Barat dalam mempercepat hilirisasi inovasi pertanian kepada masyarakat. Semakin banyak petani yang memahami dan mengadopsi teknologi PM-AAS, semakin besar pula peluang peningkatan produksi padi, efisiensi budidaya, dan kesejahteraan petani. Pada akhirnya, langkah ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung terwujudnya pertanian yang maju, mandiri, dan modern di Sulawesi Barat.(AA)