BRMP Sulawesi Barat Kenalkan Teknologi PM-AAS kepada Mahasiswa PKL Unsulbar
MAMUJU — Sebanyak 20 mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) yang tengah melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) mendapat pembelajaran teknologi penanaman padi modern melalui pendekatan Pertanian Modern–Advance Agriculture System (PM-AAS) di Aula Diseminasi BRMP Sulawesi Barat, Selasa (15/9/2026).
Ke-20 mahasiswa tersebut berasal dari Fakultas Pertanian Unsulbar, terdiri atas 10 mahasiswa Program Studi Agroteknologi dan 10 mahasiswa Program Studi Agribisnis. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BRMP Sulawesi Barat dalam memperkenalkan inovasi dan teknologi pertanian kepada generasi muda.
Dalam pembelajaran tersebut, mahasiswa diperkenalkan teknologi budidaya padi modern yang mampu mendorong peningkatan produktivitas hingga lebih dari 10 ton per hektare. Materi disampaikan oleh Marten P. Sirappa, yang menjelaskan enam tahapan utama dalam penerapan PM-AAS, mulai dari persiapan, pengolahan lahan, penanaman dan pengelolaan tanaman, pemupukan hingga pascapanen.
Marten menjelaskan, produktivitas tinggi tidak hanya ditentukan oleh satu faktor, tetapi merupakan hasil dari penerapan teknologi secara terpadu pada setiap tahapan budidaya.
“Produktivitas tinggi tidak dicapai dengan satu teknologi saja. PM-AAS mengintegrasikan setiap tahapan budidaya secara tepat, termasuk pemilihan varietas dan penggunaan benih bersertifikat sebagai salah satu faktor penting dalam mencapai potensi hasil yang optimal,” ujar Marten.
Salah satu aspek yang mendapat penekanan adalah pemilihan varietas yang sesuai dengan kondisi lahan. Penggunaan benih bersertifikat menjadi keharusan untuk memastikan kualitas bahan tanam sekaligus mendukung pencapaian potensi hasil yang optimal.
Pembelajaran ini juga memberikan pemahaman bahwa pertanian modern bukan sekadar penggunaan alat dan mesin, tetapi penerapan teknologi secara terpadu dari proses persiapan hingga pascapanen.
Kegiatan yang dimoderatori Abdi Anugrah tersebut berlangsung dengan antusias. Para mahasiswa aktif mengikuti materi dan berdiskusi mengenai penerapan PM-AAS, pemilihan varietas, serta upaya meningkatkan produktivitas padi.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab. Melalui kegiatan ini, BRMP Sulawesi Barat terus mendorong diseminasi teknologi pertanian kepada generasi muda sebagai calon pelaku dan penggerak pembangunan pertanian di masa mendatang.