• Jl. H.Abd.Malik Pattana Endeng
  • WA center: 0853-9661-9306
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Jurnal
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Kontak
Thumb
16 dilihat       24 Juni 2026

PM-AAS Tampil Memukau di Hadapan Presiden Prabowo pada Puncak PENAS XVII

GORONTALO – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meninjau langsung display Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM-AAS) pada acara puncak Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani dan Nelayan Tahun 2026 yang berlangsung di Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6). Kunjungan tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian PENAS XVII yang mempertemukan petani, nelayan, penyuluh pertanian, akademisi, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan pembangunan pertanian dari seluruh Indonesia.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dan Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kementerian Pertanian, Prof. Dr. Fadjry Jufri. Ketiganya meninjau secara langsung pertanaman padi yang menerapkan sistem PM-AAS, salah satu model pertanian modern yang dikembangkan Kementerian Pertanian untuk mendukung percepatan swasembada pangan nasional.

Saat berada di lokasi display, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjelaskan kepada Presiden bahwa PM-AAS merupakan pendekatan pertanian modern yang mengintegrasikan penggunaan varietas unggul berproduksi tinggi, mekanisasi pertanian, pemupukan presisi, pengelolaan air yang efisien, serta pemanfaatan teknologi digital dalam proses budidaya. Menurut Mentan Amran, model ini dirancang untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui penerapan teknologi yang tepat guna.

Di hadapan Presiden Prabowo Subianto, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menunjukkan secara langsung pertanaman padi PM-AAS yang menampilkan pertumbuhan tanaman yang baik dan sehat. Kondisi pertanaman yang tumbuh seragam serta menunjukkan perkembangan yang optimal menjadi gambaran keberhasilan penerapan teknologi pertanian modern yang dikembangkan Kementerian Pertanian. Pada kesempatan tersebut, Mentan Amran juga menjelaskan berbagai inovasi yang diterapkan dalam sistem PM-AAS sebagai upaya meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing sektor pertanian nasional..

“PM-AAS merupakan wujud transformasi pertanian modern yang mengedepankan efisiensi dan produktivitas. Dengan dukungan teknologi dan pendampingan yang tepat, petani dapat memperoleh hasil yang lebih tinggi, penggunaan sarana produksi yang lebih efisien, serta peningkatan pendapatan usaha tani,” jelas Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Melanjutkan penjelasan tersebut, Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP), Prof. Dr. Fadjry Jufri, memaparkan aspek teknis penerapan PM-AAS yang telah dikembangkan sebagai model percepatan modernisasi pertanian di berbagai wilayah Indonesia. Menurutnya, PM-AAS tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga mendorong efisiensi penggunaan sarana produksi dan tenaga kerja melalui penerapan teknologi yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Prof. Fadjry menjelaskan bahwa penggunaan benih unggul, pemupukan berimbang berbasis kebutuhan tanaman, mekanisasi pertanian, serta digitalisasi budidaya memungkinkan proses produksi berjalan lebih efektif dan efisien. Selain mampu meningkatkan produktivitas, pendekatan ini juga mendukung efisiensi penggunaan benih, pupuk, air, serta tenaga kerja sehingga pemanfaatan sumber daya pertanian menjadi lebih optimal.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa PM-AAS merupakan salah satu program strategis Kementerian Pertanian dalam mempercepat transformasi sektor pertanian menuju sistem yang modern, efisien, dan berdaya saing. Melalui penerapan teknologi, mekanisasi, dan pendampingan yang berkelanjutan, PM-AAS diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi penggunaan tenaga kerja, serta memperkuat kesejahteraan petani guna mendukung percepatan swasembada pangan nasional.

Presiden Prabowo tampak antusias menyimak penjelasan yang disampaikan oleh Menteri Pertanian dan Kepala Badan BRMP. Presiden juga mengamati secara langsung kondisi pertanaman PM-AAS yang menjadi percontohan penerapan teknologi pertanian modern. Kunjungan tersebut menunjukkan perhatian dan komitmen kuat pemerintah terhadap pengembangan pertanian modern sebagai fondasi utama dalam mewujudkan ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional.

Kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto pada display PM-AAS menjadi momentum penting yang menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap percepatan transformasi sektor pertanian Indonesia. Sinergi antara Kementerian Pertanian, Badan BRMP, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, akademisi, pelaku usaha, dan petani diharapkan mampu mempercepat adopsi teknologi modern di berbagai daerah sehingga produktivitas pertanian nasional terus meningkat.

PENAS XVII Petani dan Nelayan Tahun 2026 menjadi wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi, pertukaran pengetahuan, serta diseminasi inovasi dan teknologi pertanian kepada pelaku utama dan pelaku usaha sektor pertanian. Display PM-AAS yang mendapat perhatian langsung dari Presiden menjadi bukti nyata bahwa modernisasi pertanian kini menjadi salah satu agenda prioritas pemerintah dalam mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaulat pangan.(MN)

Prev Next

- BRMP Sulawesi Barat


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP Sulbar, Dinas Pertanian Pasangkayu serta PPL matangkan akselerasi PM-AAS
    29 Jul 2026 - By BRMP Sulawesi Barat
  • Thumb
    BRMP Sulawesi Barat Bergerak Identifikasi Sawah Terdampak Kekeringan di Polewali Mandar
    29 Jul 2026 - By BRMP Sulawesi Barat
  • Thumb
    BRMP Sulawesi Barat Berkolaborasi Lakukan Mitigasi Kekeringan di Kab. Polewali Mandar
    28 Jul 2026 - By BRMP Sulawesi Barat
  • Thumb
    BRMP Sulawesi Barat Perkuat Kapasitas Penyuluh Majene dalam Implementasi Program PM-AAS
    28 Jul 2026 - By BRMP Sulawesi Barat
  • Thumb
    BRMP Sulbar Perkuat Sinergi Irigasi dan Mitigasi Kekeringan Dukung Swasembada Pangan
    28 Jul 2026 - By BRMP Sulawesi Barat

tags

Presiden Prabowo Subianto

Kontak

WA center: 0853-9661-9306
(0426) 2321830
[email protected]

Website:https://sulbar.brmp.pertanian.go.id/

Jl. H.Abd.Malik Pattana Endeng
Kompleks Perkantoran Gubernur Sulawesi Barat
Mamuju - Sulawesi Barat
Indonesia
91511

© 2026 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Barat. All Right Reserved