Reward Umroh Jadi Bentuk Dukungan Nyata bagi Petani PM-AAS
POLEWALI MANDAR-Program Pertanian Modern melalui pendekatan PM-AAS terus mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah bersama Komisi IV DPR RI sebagai upaya mendorong peningkatan produktivitas pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui pemberian reward umroh bagi petani yang mampu mencapai produktivitas panen padi hingga 15 ton per hektare.
Bupati Polewali Mandar H. Samsul Mahmud menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar hadiah, melainkan bentuk apresiasi atas kerja keras, disiplin, dan keberhasilan petani dalam menerapkan sistem budidaya modern berbasis teknologi dan mekanisasi pertanian.
Menurutnya, petani perlu diberikan motivasi agar semakin semangat dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen di tengah tantangan sektor pertanian yang terus berkembang.
“Reward ini diharapkan menjadi penyemangat bagi petani untuk terus berinovasi dan menerapkan teknologi pertanian modern demi meningkatkan hasil produksi,” ujarnya.
Sementara itu, anggota Komisi IV DPR RI Ajbar menilai program PM-AAS merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Melalui penerapan teknologi pertanian modern, penggunaan benih unggul, pemupukan berimbang, hingga mekanisasi berbasis alat dan mesin pertanian, produktivitas petani diyakini mampu meningkat secara signifikan.
Reward umroh tersebut diharapkan tidak hanya menjadi stimulus moral, tetapi juga motivasi sosial bagi petani untuk terus meningkatkan kapasitas, inovasi, dan semangat dalam mengembangkan usaha tani modern yang produktif dan berkelanjutan.
Para petani menyambut baik perhatian dan dukungan yang diberikan pemerintah daerah dan Komisi IV DPR RI tersebut. Mereka mengaku semakin termotivasi untuk menerapkan pola tanam modern serta mengikuti seluruh tahapan budidaya yang dianjurkan dalam program PM-AAS.
Selain mampu meningkatkan hasil panen, program PM-AAS juga dinilai membantu petani dalam menekan biaya produksi dan mempercepat proses kerja di lapangan melalui pemanfaatan teknologi pertanian modern.
Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah daerah, Komisi IV DPR RI, serta seluruh pemangku kepentingan, program PM-AAS diharapkan mampu melahirkan petani-petani unggul yang produktif, mandiri, dan berdaya saing, sekaligus menjadikan sektor pertanian sebagai kekuatan utama dalam mendukung ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi daerah.(MN)