Tunas Bangsa Belajar Bertani: RA Perwanida Kunjungi BBRMP Sulawesi Barat
MAMUJU-Sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual di luar kelas, RA Perwanida Binaan DWP Kanwil mengadakan kunjungan edukasi ke Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) untuk mengenalkan dunia pertanian kepada siswa. Kegiatan ini diikuti sebanyak 158 siswa pelaknana kegiatan kunjungan dibagi menjadi dua sesi selama dua hari, tanggal 10 s/d 11 Februari 2026.(11/02)
Kunjungan edukatif ini menjadi momen penting dalam memberikan pengalaman belajar langsung kepada peserta didik. Para siswa dikenalkan berbagai jenis tanaman, praktik persemaian, pengolahan lahan, penanaman, hingga cara memanen sayuran. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memahami pertanian melalui buku atau teori di kelas, tetapi juga dapat belajar secara langsung melalui praktik di lapangan.
Kepala RA Perwanida Binaan DWP Kanwil, Melliza Seseria Abidin, mengungkapkan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi peserta didik.
“Kami ingin siswa tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga terjun langsung ke lapangan untuk mengenal lebih dekat berbagai jenis tanaman di area Taman Agromodern,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Tim Kerja Layanan Diseminasi, Marwayanti Nas, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari layanan rutin Balai dalam mengedukasi masyarakat, mulai dari usia dini hingga jenjang perguruan tinggi. Tujuannya adalah memberikan pemahaman yang kuat mengenai pentingnya sektor pertanian dalam kehidupan serta menumbuhkan minat generasi muda agar menjadi generasi penerus dalam mendukung ketahanan pangan.
Keseruan kegiatan berlanjut saat peserta didik diajak mengeksplorasi Unit Pengelola Benih Sumber (UPBS). Di sana, siswa mendapatkan penjelasan mengenai benih padi sebagai, Mereka juga diberi kesempatan untuk memegang dan mengamati langsung butiran benih sebagai bagian dari pengalaman belajar interaktif.
Pihak sekolah berharap kolaborasi dan dukungan dari BBRMP Sulawesi Barat dapat terus terjalin dengan baik. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat “tunas-tunas bangsa” di wilayah Mamuju untuk lebih mengenal, menghargai, dan mencintai sektor pertanian serta kelestarian alam.(MN/SYH)