BRMP Sulbar Bekali Mahasiswa PKL UNSULBAR Keterampilan Uji Tanah Kering
MAMUJU — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Barat terus memperkuat perannya dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pertanian melalui kegiatan pembelajaran dan praktik lapangan. Salah satunya dilakukan melalui pemberian materi kepada mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) Universitas Sulawesi Barat (UNSULBAR) mengenai uji tanah kering menggunakan Perangkat Uji Tanah Kering (PUTK).
Materi disampaikan oleh Syaifullah Hiola, yang memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai prinsip dasar pengujian tanah, tahapan penggunaan PUTK, serta cara membaca dan menginterpretasikan hasil pengujian sebagai dasar dalam menentukan kebutuhan unsur hara tanah.
Kegiatan tidak hanya dilaksanakan secara teori, tetapi dilanjutkan dengan praktik langsung di lapangan yang berlokasi di lahan Taman Agro Modern BRMP Sulawesi Barat. Dalam praktik tersebut, mahasiswa memperoleh pengalaman melakukan pengambilan contoh tanah, proses pengujian menggunakan perangkat PUTK, hingga mengamati hasil pengukuran secara langsung.
Melalui praktik tersebut, mahasiswa dapat memahami bahwa kondisi dan kesuburan tanah merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan budidaya tanaman. Informasi hasil uji tanah dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan kebutuhan pemupukan sehingga pemberian pupuk dapat dilakukan secara lebih tepat, efisien, dan sesuai dengan kondisi lahan.
Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi pengalaman aplikatif yang mempertemukan pengetahuan akademik dengan kondisi nyata di lapangan. Keterampilan menggunakan perangkat uji tanah juga dapat menjadi bekal dalam melakukan identifikasi kondisi lahan serta memberikan rekomendasi pengelolaan tanah secara lebih terukur.
Kegiatan pembelajaran bagi mahasiswa PKL tersebut sejalan dengan peran BRMP Sulawesi Barat dalam penerapan dan diseminasi teknologi pertanian, termasuk mendorong pemanfaatan teknologi yang mendukung peningkatan efisiensi dan produktivitas pertanian. Melalui kegiatan praktik dan pendampingan, BRMP tidak hanya menjadi tempat penerapan teknologi, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa dan generasi muda untuk mengenal teknologi pertanian modern secara langsung.
Ke depan, kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus memperkuat sinergi antara BRMP Sulawesi Barat dan perguruan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia pertanian yang memiliki pengetahuan, keterampilan teknis, serta kemampuan menerapkan teknologi sesuai kebutuhan di lapangan.