BRMP Sulbar Perkuat Sinergi dengan BPS dalam Mewujudkan Data Pertanian yang Akurat dan Terintegrasi
MAMUJU-Dalam upaya memperkuat penyediaan data pertanian yang akurat dan terintegrasi, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Barat melakukan audiensi dan koordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Barat. Pertemuan ini menjadi langkah strategis BRMP Sulbar dalam membangun sinergi kelembagaan guna mendukung perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan pertanian berbasis data.
Kepala BRMP Sulawesi Barat menyampaikan bahwa sinkronisasi data pertanian merupakan salah satu kunci keberhasilan pembangunan sektor pertanian. Sebagai unit pelaksana Kementerian Pertanian di daerah, BBRMP memiliki peran penting dalam mengawal berbagai program strategis pertanian, termasuk penguatan data dan informasi yang menjadi dasar pengambilan kebijakan.
Dalam audiensi tersebut, BRMP Sulbar juga memperkenalkan tugas dan fungsi kelembagaan kepada jajaran BPS Provinsi Sulawesi Barat. Selain menjalankan fungsi pendampingan dan koordinasi penyuluhan pertanian, BBRMP Sulbar berperan dalam proses validasi Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL), verifikasi usulan bantuan pemerintah, serta pengawalan berbagai program prioritas Kementerian Pertanian di tingkat provinsi maupun kabupaten.
“BRMP Sulbar siap menjadi jembatan koordinasi antara penyuluh pertanian, pemerintah daerah, dan BPS dalam mendukung penyediaan data pertanian yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Kami memiliki liaison officer (LO) di setiap kabupaten yang siap memfasilitasi koordinasi dan penyelesaian berbagai kendala di lapangan,” ujar Kepala BBRMP Sulbar.
Pada kesempatan tersebut, BRMP Sulbar menegaskan komitmennya untuk mendukung proses pengumpulan dan sinkronisasi data pertanian yang dilakukan BPS, termasuk data produksi tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, Nilai Tukar Petani (NTP), inflasi sektor pertanian, hingga berbagai indikator kesejahteraan petani. Dukungan tersebut akan dilakukan melalui penguatan koordinasi bersama penyuluh pertanian yang menjadi ujung tombak pengumpulan data di lapangan.
BRMP Sulbar juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas penyuluh dalam penginputan data pertanian, terutama pada sistem pendataan digital yang saat ini digunakan untuk mendukung penyusunan statistik pertanian nasional. Dengan kemampuan sumber daya manusia yang semakin baik, kualitas data yang dihasilkan diharapkan semakin akurat, tepat waktu, dan relevan dengan kebutuhan pembangunan.
Sementara itu, BPS Provinsi Sulawesi Barat menyambut baik inisiatif BRMP Sulbar dalam memperkuat sinergi antarinstansi. BPS menilai koordinasi yang baik dengan BRMP dan para penyuluh pertanian akan sangat membantu dalam meningkatkan kualitas data statistik pertanian, termasuk pelaksanaan survei dan pengumpulan data produksi tanaman pangan di lapangan.
Sebagai tindak lanjut dari audiensi tersebut, BRMP Sulawesi Barat dan BPS Provinsi Sulawesi Barat sepakat untuk memperkuat koordinasi melalui penjajakan kerja sama yang lebih formal. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat terwujudnya satu data pertanian yang akurat, terintegrasi, dan berkelanjutan sebagai landasan penyusunan kebijakan pembangunan pertanian di Sulawesi Barat.
Melalui sinergi yang semakin kuat dengan BPS, BRMP Sulbar optimistis dapat mendukung terwujudnya modernisasi pertanian yang berbasis data, sekaligus meningkatkan efektivitas program pembangunan pertanian untuk kesejahteraan petani di Sulawesi Barat.(MN)