Jaga Kemurnian Genetik, BBRMP Sulbar Laksanakan Roguing III Inpari 32 HDB di Polewali Mandar
POLEWALI MANDAR– Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Barat melaksanakan Roguing III pada kegiatan Produksi Benih Sumber Padi Spesifik Lokasi (Foundation Seed/FS) varietas Inpari 32 HDB bersama petani kooperator Kelompok Tani Harapan Mulyo di Desa Bumiayu, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar.
Kegiatan Roguing III dilaksanakan saat tanaman padi memasuki fase generatif awal, yaitu pada umur 85–90 Hari Setelah Tanam (HST). Tahapan ini merupakan bagian penting dalam proses produksi benih sumber untuk memastikan benih yang dihasilkan memenuhi standar mutu dan memiliki tingkat kemurnian genetik yang tinggi.
Roguing merupakan kegiatan menyeleksi dan mencabut tanaman yang tidak sesuai dengan karakter varietas (off-type), tanaman yang terserang hama maupun penyakit, serta tanaman yang tercampur dengan varietas lain. Pelaksanaan roguing dilakukan secara teliti agar hanya tanaman yang memiliki karakter sesuai deskripsi varietas Inpari 32 HDB yang dipertahankan hingga panen.
Salah satu syarat utama benih bermutu adalah memiliki tingkat kemurnian genetik yang tinggi. Oleh karena itu, kegiatan roguing harus dilakukan secara benar dan berkesinambungan mulai dari fase vegetatif hingga akhir pertanaman (fase generatif). Setiap tahapan roguing menjadi langkah penting dalam menjaga mutu benih yang akan diproduksi.
Pada pelaksanaan Roguing III, tim teknis BBRMP Sulawesi Barat bersama petani kooperator melakukan pengamatan menyeluruh terhadap pertanaman. Tanaman yang menunjukkan penyimpangan sifat, pertumbuhan tidak normal, atau tidak sesuai dengan karakter varietas segera dicabut dan dikeluarkan dari areal pertanaman agar tidak memengaruhi kemurnian genetik benih yang akan dipanen.
Keterlibatan petani kooperator dalam setiap tahapan produksi benih diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan petani mengenai teknik produksi benih sesuai standar, sehingga mampu menghasilkan benih sumber yang berkualitas tinggi dan layak disertifikasi.
Melalui kegiatan Produksi Benih Sumber Padi Spesifik Lokasi (Foundation Seed/FS) varietas Inpari 32 HDB ini, BRMP Sulawesi Barat terus berkomitmen mendukung penyediaan benih unggul bermutu bagi petani. Benih sumber yang dihasilkan diharapkan menjadi dasar pengembangan benih sebar yang berkualitas, meningkatkan produktivitas padi, serta mendukung program swasembada pangan nasional.(S/MN)