• Jl. H.Abd.Malik Pattana Endeng
  • WA center: 0853-9661-9306
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Jurnal
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Kontak
Thumb
21 dilihat       30 Juni 2026

Kawal Swasembada Pangan, BRMP Sulbar Bersama BWS Sulawesi V Dorong Penanganan Titik Kritis Irigasi

MAMUJU-Dalam upaya memperkuat sinergi lintas sektor untuk mendukung percepatan swasembada pangan berkelanjutan di Provinsi Sulawesi Barat, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Barat melaksanakan audiensi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi V Mamuju. Audiensi dipimpin langsung oleh Kepala BRMP Sulawesi Barat sekaligus Direktur Wilayah, Sumarni Pannikkai, didampingi oleh seluruh Penanggung Jawab (PJ) Swasembada Pangan kabupaten se-Sulawesi Barat. Rombongan diterima langsung oleh Plt. Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi V Mamuju, Hayatuddin Tuasikal beserta jajaran.

Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi antara Kementerian Pertanian dan Kementerian Pekerjaan Umum dalam mendukung keberhasilan program swasembada pangan nasional, khususnya melalui peningkatan layanan jaringan irigasi di Sulawesi Barat.

Dalam audiensi tersebut, Direktur Wilayah BRMP Sulawesi Barat,  Sumarni Pannikkai, menyampaikan bahwa salah satu tantangan terbesar dalam pencapaian target swasembada pangan di Sulawesi Barat adalah masih banyaknya jaringan irigasi yang mengalami kerusakan. Kondisi tersebut menyebabkan distribusi air ke lahan pertanian belum berjalan secara optimal sehingga berdampak pada belum maksimalnya pencapaian target Luas Tambah Tanam (LTT) di sejumlah kabupaten. Hingga akhir Juni 2026, capaian LTT di beberapa wilayah masih belum sesuai target, bahkan permasalahan tersebut telah dirasakan sejak musim tanam sebelumnya akibat keterbatasan pasokan air irigasi.

Pada kesempatan tersebut, Sumarni Pannikkai memaparkan sejumlah titik daerah irigasi yang mengalami kerusakan berdasarkan hasil identifikasi para Penanggung Jawab Swasembada Pangan di masing-masing kabupaten. Permasalahan yang disampaikan meliputi kerusakan saluran primer dan sekunder, tanggul yang jebol, sedimentasi saluran, bangunan irigasi yang tidak lagi berfungsi secara optimal, hingga beberapa daerah irigasi yang memerlukan rehabilitasi segera. Berbagai kondisi tersebut berdampak langsung terhadap terganggunya pasokan air ke lahan sawah, memperlambat percepatan tanam, menurunkan intensitas pertanaman, serta memengaruhi produktivitas dan pencapaian target LTT.

Selanjutnya, Direktur Wilayah memberikan kesempatan kepada masing-masing Penanggung Jawab Swasembada Pangan kabupaten untuk memaparkan secara langsung kondisi riil di wilayah binaannya. Para PJ menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi petani, mulai dari kerusakan saluran irigasi primer dan sekunder, pendangkalan saluran akibat sedimentasi, tanggul yang jebol, pintu air yang tidak berfungsi, hingga beberapa daerah irigasi yang belum mampu mengalirkan air secara optimal pada musim tanam. Selain itu, masing-masing PJ juga menyampaikan titik-titik prioritas yang memerlukan penanganan segera beserta dampaknya terhadap luas tanam di wilayah masing-masing. Penyampaian tersebut memberikan gambaran yang komprehensif mengenai kondisi jaringan irigasi di Sulawesi Barat sekaligus menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan prioritas penanganan oleh BWS Sulawesi V Mamuju.

Dalam arahannya, Sumarni Pannikkai menegaskan bahwa keberhasilan swasembada pangan tidak hanya ditentukan oleh penyediaan benih unggul, pupuk, alat dan mesin pertanian, maupun pendampingan penyuluh. Dukungan infrastruktur sumber daya air yang memadai juga menjadi faktor penentu keberhasilan peningkatan produksi pertanian.

"Kami menyampaikan secara langsung kondisi riil di lapangan beserta titik-titik daerah irigasi yang membutuhkan penanganan segera. Harapan kami, melalui sinergi antara BRMP Sulawesi Barat dan BWS Sulawesi V Mamuju serta dukungan berbagai program pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi, termasuk Jaringan Irigasi Air Dangkal (JIAD), berbagai kendala yang dihadapi petani dapat segera ditindaklanjuti sehingga kebutuhan air irigasi dapat terpenuhi, percepatan tanam meningkat, dan target Luas Tambah Tanam dapat tercapai secara optimal," ujar Sumarni Pannikkai.

Menanggapi penyampaian tersebut, Plt. Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi V Mamuju, Hayatuddin Tuasikal menyampaikan apresiasi atas inisiatif BRMP Sulawesi Barat yang secara langsung menyampaikan kondisi jaringan irigasi di lapangan. Menurutnya, komunikasi dan koordinasi seperti ini merupakan langkah yang sangat penting untuk memastikan setiap program penanganan irigasi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

"Kami sangat menyambut baik audiensi ini. Justru inilah yang harus terus dilakukan. BRMP Sulawesi Barat bersama para Penanggung Jawab Swasembada Pangan di setiap kabupaten merupakan pihak yang mengetahui secara langsung kondisi riil di lapangan. Masukan mengenai titik-titik jaringan irigasi yang mengalami kerusakan menjadi informasi yang sangat penting bagi kami dalam menyusun prioritas penanganan sehingga program yang dilaksanakan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat yang maksimal bagi petani," ungkap Hayatuddin Tuasikal.

Lebih lanjut, Hayatuddin Tuasikal menjelaskan bahwa saat ini Sistem Informasi Usulan Prioritas Irigasi (SIPURI) telah dibuka sebagai media penyampaian usulan rehabilitasi maupun pembangunan jaringan irigasi. Melalui aplikasi tersebut, pemerintah daerah bersama instansi terkait dapat mengusulkan lokasi-lokasi prioritas berdasarkan kondisi riil di lapangan sehingga proses perencanaan dan pelaksanaan program dapat dilakukan secara lebih efektif, transparan, dan sesuai dengan tingkat urgensi.

Ia juga berharap koordinasi antara BWS Sulawesi V Mamuju, BRMP Sulawesi Barat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat melalui penyampaian data dan informasi yang akurat. Dengan demikian, setiap usulan yang masuk melalui SIPURI dapat menjadi dasar dalam penyusunan skala prioritas penanganan jaringan irigasi sehingga program rehabilitasi maupun pembangunan yang dilaksanakan benar-benar menjawab kebutuhan petani.

Audiensi ini menjadi wujud nyata komitmen bersama antara Kementerian Pertanian melalui BRMP Sulawesi Barat dan Kementerian Pekerjaan Umum melalui BWS Sulawesi V Mamuju dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mendukung percepatan swasembada pangan berkelanjutan di Sulawesi Barat. Melalui sinergi yang semakin erat, diharapkan berbagai permasalahan infrastruktur irigasi yang selama ini menjadi kendala di lapangan dapat segera ditangani sehingga layanan irigasi semakin optimal, indeks pertanaman meningkat, target Luas Tambah Tanam (LTT) tercapai, serta produktivitas dan kesejahteraan petani Sulawesi Barat terus meningkat sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan nasional.(MN)

Prev Next

- BRMP Sulawesi Barat


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP Sulawesi Barat Bergerak Identifikasi Sawah Terdampak Kekeringan di Polewali Mandar
    29 Jul 2026 - By BRMP Sulawesi Barat
  • Thumb
    BRMP Sulbar, Dinas Pertanian Pasangkayu serta PPL matangkan akselerasi PM-AAS
    29 Jul 2026 - By BRMP Sulawesi Barat
  • Thumb
    BRMP Sulawesi Barat Berkolaborasi Lakukan Mitigasi Kekeringan di Kab. Polewali Mandar
    28 Jul 2026 - By BRMP Sulawesi Barat
  • Thumb
    BRMP Sulawesi Barat Perkuat Kapasitas Penyuluh Majene dalam Implementasi Program PM-AAS
    28 Jul 2026 - By BRMP Sulawesi Barat
  • Thumb
    BRMP Sulbar Perkuat Sinergi Irigasi dan Mitigasi Kekeringan Dukung Swasembada Pangan
    28 Jul 2026 - By BRMP Sulawesi Barat

tags

Swasembada Pangan

Kontak

WA center: 0853-9661-9306
(0426) 2321830
[email protected]

Website:https://sulbar.brmp.pertanian.go.id/

Jl. H.Abd.Malik Pattana Endeng
Kompleks Perkantoran Gubernur Sulawesi Barat
Mamuju - Sulawesi Barat
Indonesia
91511

© 2026 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Barat. All Right Reserved