• Jl. H.Abd.Malik Pattana Endeng
  • WA center: 0853-9661-9306
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Jurnal
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Kontak
Thumb
28 dilihat       15 Juni 2026

Konsinyering SID OPLA Perkuat Perencanaan Optimasi Lahan Non-Rawa di Sulawesi Barat

MAMUJU-Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Barat memfasilitasi pelaksanaan Kegiatan Konsinyering Survei, Investigasi, dan Desain (SID) Optimasi Lahan Non-Rawa (OPLA) Provinsi Sulawesi Barat Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin. Kegiatan yang berlangsung di Aula Diseminasi BRMP Sulawesi Barat, Mamuju, Senin (15/6/2026) ini menjadi bagian dari sinergi antara Kementerian Pertanian, perguruan tinggi, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung penyusunan perencanaan optimasi lahan yang tepat sasaran guna meningkatkan produksi pangan dan mewujudkan swasembada pangan nasional.

Konsinyering dihadiri oleh Staf Khusus Menteri Pertanian Bidang Percepatan Peningkatan Produksi Pertanian, Prof. Ir. Arsyad, S.P., M.Si., Ph.D., Kepala BRMP Sulawesi Barat Dr. Sumarni Panikkai, S.P., M.Si., Dekan Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin Prof. Muh. Restu, tim ahli SID Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin, Tim Program Swasembada BRMP Sulawesi Barat, perwakilan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Provinsi Sulawesi Barat, pemerintah kabupaten, serta penyuluh pertanian dari enam kabupaten lokasi kegiatan. Sebanyak 50 peserta mengikuti kegiatan ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam memastikan perencanaan pengembangan lahan pertanian disusun berdasarkan data dan kondisi aktual di lapangan.

Dalam sambutannya, Kepala BRMP Sulawesi Barat, Dr. Sumarni Panikkai, menegaskan pentingnya koordinasi dan komunikasi yang berkelanjutan antara seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Program OPLA. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh kualitas perencanaan, tetapi juga oleh pengawalan dan pendampingan yang efektif di lapangan guna mendorong peningkatan indeks pertanaman (IP), produktivitas pertanian, dan kesejahteraan petani.

Sementara itu, Staf Khusus Menteri Pertanian Bidang Percepatan Peningkatan Produksi Pertanian, Prof. Arsyad, menekankan pentingnya peran penyuluh pertanian dalam memberikan informasi lapangan yang akurat kepada tim SID, khususnya pada wilayah yang memiliki karakteristik geografis dan tantangan teknis yang beragam. Ia juga mengingatkan bahwa keterbatasan waktu pelaksanaan survei harus diimbangi dengan kualitas data yang baik agar rekomendasi yang dihasilkan dapat menjadi dasar perencanaan yang tepat dalam mendukung percepatan peningkatan produksi pangan.

Dekan Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin, Prof. Muh. Restu, menyampaikan bahwa kegiatan SID OPLA merupakan langkah strategis dalam mendukung target swasembada pangan nasional. Ia mengapresiasi dukungan para penyuluh pertanian, pemerintah daerah, dan petani yang telah membantu proses survei lapangan sehingga pelaksanaan kegiatan berjalan dengan baik. Menurutnya, masukan dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk menyempurnakan hasil survei dan desain yang disusun agar sesuai dengan kebutuhan pengembangan pertanian di masing-masing daerah.

Pada sesi utama, tim pelaksana SID memaparkan hasil survei dan investigasi lapangan yang telah dilakukan pada enam kabupaten lokasi SID OPLA di Provinsi Sulawesi Barat. Paparan tersebut mencakup hasil identifikasi kondisi lahan, potensi pengembangan, kebutuhan infrastruktur pendukung, serta berbagai kendala yang dihadapi petani di lapangan. Hasil survei menunjukkan bahwa lokasi yang diusulkan telah melalui proses verifikasi dan investigasi untuk memastikan kesesuaian dengan kriteria program, serta berada pada area yang bersih dan jelas (clean and clear) tanpa tumpang tindih dengan kawasan hutan.

Tim SID juga mengidentifikasi sejumlah tantangan utama yang dihadapi petani di Sulawesi Barat, antara lain keterbatasan sumber air, kondisi irigasi yang belum optimal, serta kebutuhan infrastruktur pendukung pertanian. Mayoritas lahan yang disurvei merupakan sawah tadah hujan yang sangat bergantung pada ketersediaan air. Oleh karena itu, pembangunan sarana pendukung seperti pompanisasi, sumur, embung, dan jaringan perpipaan menjadi kebutuhan prioritas guna meningkatkan indeks pertanaman dan produktivitas lahan.

Dalam sesi konsinyering, verifikasi, dan klarifikasi, peserta dari berbagai kabupaten menyampaikan kondisi spesifik wilayah masing-masing. Kabupaten Polewali Mandar menyoroti kebutuhan pompanisasi dan mekanisasi pertanian sebagai upaya peningkatan indeks pertanaman. Kabupaten Mamasa mengemukakan kendala berupa genangan air, banjir, dan longsor yang menyebabkan sebagian lahan sawah tidak lagi dapat dimanfaatkan secara optimal. Sementara itu, Kabupaten Majene menekankan pentingnya dukungan sumber air melalui pembangunan sumur, pompanisasi, dan perpipaan, sedangkan Kabupaten Mamuju Tengah menyampaikan tantangan berupa kelebihan air pada musim hujan dan kekeringan saat musim kemarau.

Selain itu, peserta juga memberikan berbagai masukan terkait sinkronisasi program dengan kegiatan pembangunan pertanian lainnya, kejelasan lokasi sasaran, kebutuhan perizinan pada lahan adat, serta pentingnya memastikan bahwa kegiatan optimasi lahan mampu memberikan peningkatan indeks pertanaman dan produktivitas secara nyata bagi petani.

Berbagai masukan yang diperoleh dalam kegiatan konsinyering ini menjadi bahan penting dalam penyempurnaan hasil SID sehingga desain optimasi lahan yang dihasilkan dapat lebih akurat, sesuai kebutuhan wilayah, dan memberikan manfaat yang optimal bagi petani. Hasil verifikasi dan penyepakatan yang diperoleh akan menjadi dasar penyusunan rekomendasi teknis dan rencana tindak lanjut dalam pelaksanaan Program Optimasi Lahan Non-Rawa Tahun Anggaran 2026.

Melalui sinergi antara Kementerian Pertanian, Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan seluruh pemangku kepentingan, Program OPLA diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lahan, memperluas areal tanam, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendukung percepatan terwujudnya swasembada pangan nasional.(MN)

Prev Next

- BRMP Sulawesi Barat


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP Sulbar, Dinas Pertanian Pasangkayu serta PPL matangkan akselerasi PM-AAS
    29 Jul 2026 - By BRMP Sulawesi Barat
  • Thumb
    BRMP Sulawesi Barat Bergerak Identifikasi Sawah Terdampak Kekeringan di Polewali Mandar
    29 Jul 2026 - By BRMP Sulawesi Barat
  • Thumb
    BRMP Sulawesi Barat Berkolaborasi Lakukan Mitigasi Kekeringan di Kab. Polewali Mandar
    28 Jul 2026 - By BRMP Sulawesi Barat
  • Thumb
    BRMP Sulawesi Barat Perkuat Kapasitas Penyuluh Majene dalam Implementasi Program PM-AAS
    28 Jul 2026 - By BRMP Sulawesi Barat
  • Thumb
    BRMP Sulbar Perkuat Sinergi Irigasi dan Mitigasi Kekeringan Dukung Swasembada Pangan
    28 Jul 2026 - By BRMP Sulawesi Barat

tags

Konsinyering SID OPLA

Kontak

WA center: 0853-9661-9306
(0426) 2321830
[email protected]

Website:https://sulbar.brmp.pertanian.go.id/

Jl. H.Abd.Malik Pattana Endeng
Kompleks Perkantoran Gubernur Sulawesi Barat
Mamuju - Sulawesi Barat
Indonesia
91511

© 2026 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Barat. All Right Reserved