• Jl. H.Abd.Malik Pattana Endeng
  • WA center: 0853-9661-9306
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Jurnal
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Kontak
Thumb
55 dilihat       23 Juli 2026

Kunjungi Demplot PM-AAS, Dirjen LIP Respons Keluhan Petani Wonomulyo Terkait Irigasi

POLEWALI MANDAR – Lokasi demplot Pertanian Modern – Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Desa Bumiayu, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, menjadi lokasi kunjungan Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian (Dirjen LIP) Kementerian Pertanian. Kunjungan tersebut dipimpin oleh Febrianto, Ketua Kelompok Substansi Kelembagaan Petani Pemakai Air, dan menjadi momentum untuk melihat penerapan teknologi pertanian modern sekaligus menyerap aspirasi petani terkait permasalahan irigasi yang memengaruhi produktivitas lahan pertanian.

Kegiatan diawali dengan peninjauan langsung ke lokasi demplot PM-AAS yang didampingi Tim Balai Besar Penerapan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Barat. Melalui kunjungan tersebut, rombongan memperoleh gambaran mengenai penerapan teknologi budidaya modern sekaligus kondisi infrastruktur pendukung yang berperan penting dalam keberhasilan usaha tani.

Usai peninjauan lapangan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi berbagi dan diskusi yang melibatkan Tim BRMP Sulawesi Barat, penyuluh pertanian, serta beberapa ketua kelompok tani di Kecamatan Wonomulyo. Forum ini dimanfaatkan sebagai wadah untuk menyampaikan berbagai kondisi yang dihadapi petani di lapangan sekaligus mencari solusi yang dapat segera ditindaklanjuti.

Dalam diskusi tersebut, para petani menyampaikan keluhan mengenai pendangkalan saluran irigasi tersier yang menyebabkan aliran air tidak berjalan optimal. Kondisi tersebut mengakibatkan sejumlah areal persawahan masyarakat kerap mengalami genangan saat curah hujan tinggi, sementara pada musim tanam petani kesulitan mengatur distribusi air sesuai kebutuhan tanaman. Permasalahan ini dinilai menjadi salah satu kendala yang memengaruhi efisiensi budidaya dan berpotensi menurunkan produktivitas pertanian.

Menanggapi aspirasi tersebut, Moch Angga Kusuma, Staf Kelompok Substansi Pengembangan Irigasi Tersier Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian, menjelaskan bahwa pemerintah telah menerbitkan Instruksi Presiden Nomor 2 yang memberikan peluang percepatan pelaksanaan pembangunan, rehabilitasi, dan pemeliharaan jaringan irigasi pertanian. Kebijakan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah untuk mengusulkan penanganan saluran irigasi yang membutuhkan perbaikan.

Lebih lanjut, Moch Angga Kusuma meminta penyuluh pertanian bersama dinas yang membidangi pertanian agar segera menyiapkan usulan dengan melengkapi titik koordinat lokasi, dokumentasi, serta data pendukung lainnya. Seluruh dokumen diharapkan telah disampaikan sebelum 17 Agustus 2026 agar proses verifikasi dan tindak lanjut dapat segera dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat, BRMP Sulawesi Barat, penyuluh, pemerintah daerah, dan petani, diharapkan permasalahan infrastruktur irigasi dapat segera teratasi. Ketersediaan jaringan irigasi yang berfungsi optimal menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan penerapan teknologi PM-AAS, meningkatkan produktivitas pertanian, serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan petani dan ketahanan pangan di Sulawesi Barat.

Prev Next

- BRMP Sulawesi Barat


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP Sulawesi Barat Berkolaborasi Lakukan Mitigasi Kekeringan di Kab. Polewali Mandar
    28 Jul 2026 - By BRMP Sulawesi Barat
  • Thumb
    BRMP Sulawesi Barat Perkuat Kapasitas Penyuluh Majene dalam Implementasi Program PM-AAS
    28 Jul 2026 - By BRMP Sulawesi Barat
  • Thumb
    BRMP Sulawesi Barat Bergerak, berupaya Tangani Kekeringan di Kec. Polewali
    27 Jul 2026 - By BRMP Sulawesi Barat
  • Thumb
    Jaga Kemurnian Genetik, BBRMP Sulbar Laksanakan Roguing III Inpari 32 HDB di Polewali Mandar
    26 Jul 2026 - By BRMP Sulawesi Barat
  • Thumb
    BRMP Sulbar Terima Studi Tiru PPL dan Petani Polman, Bahas Varietas Unggul dan Metode Tanam PM-AAS
    24 Jul 2026 - By BRMP Sulawesi Barat

tags

Dirjen LIP

Kontak

WA center: 0853-9661-9306
(0426) 2321830
[email protected]

Website:https://sulbar.brmp.pertanian.go.id/

Jl. H.Abd.Malik Pattana Endeng
Kompleks Perkantoran Gubernur Sulawesi Barat
Mamuju - Sulawesi Barat
Indonesia
91511

© 2026 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Barat. All Right Reserved