Manfaatkan Momentum PENAS XVII untuk Studi Tiru Zona Integritas ke BRMP Gorontalo
GORONTALO- Keikutsertaan Balai Besar Penerapan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Barat dalam rangkaian kegiatan Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani dan Nelayan Tahun 2026 di Gorontalo tidak hanya dimanfaatkan sebagai ajang diseminasi inovasi dan penguatan jejaring pertanian, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran manajemen organisasi dan tata kelola pemerintahan yang baik. Di sela-sela pelaksanaan kegiatan PENAS XVII, BRMP Sulawesi Barat melaksanakan studi tiru pembangunan Zona Integritas (ZI) ke Balai Besar Penerapan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Gorontalo sebagai upaya memperkuat komitmen menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Kegiatan studi tiru tersebut diikuti oleh lima orang perwakilan BRMP Sulawesi Barat yang dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Tata Usaha BRMP Sulawesi Barat, Raden Dwi Teguh Wijanarko. BRMP Gorontalo dipilih sebagai tujuan studi tiru karena berhasil meraih Peringkat 1 Evaluasi Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2025 di lingkungan Kementerian Pertanian. Prestasi tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan BRMP Gorontalo dalam membangun budaya kerja yang berintegritas, memperkuat tata kelola organisasi, serta menghadirkan pelayanan publik yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, rombongan BRMP Sulawesi Barat diterima langsung oleh Kepala Bagian Tata Usaha BRMP Gorontalo, Dr. Dedy Heryanto, yang menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan komitmen BRMP Sulawesi Barat dalam memperkuat pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM. Dalam sambutannya, Dr. Dedy Heryanto menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada BRMP Gorontalo sebagai lokasi studi tiru serta berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana berbagi pengalaman dan praktik-praktik terbaik dalam pembangunan Zona Integritas.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada BRMP Gorontalo sebagai tujuan studi tiru. Semoga pengalaman yang kami miliki dalam pembangunan Zona Integritas dapat memberikan manfaat dan menjadi bahan pembelajaran bagi BRMP Sulawesi Barat dalam mewujudkan WBK maupun WBBM. Keberhasilan pembangunan Zona Integritas tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan dokumen, tetapi juga oleh komitmen pimpinan, keterlibatan seluruh pegawai, dan konsistensi dalam membangun budaya kerja yang berintegritas serta berorientasi pada pelayanan publik," ujar Dr. Dedy Heryanto.
Selanjutnya, rombongan BRMP Sulawesi Barat mengikuti sesi pemaparan yang disampaikan oleh Reza Rahmad selaku Sekretaris Tim Zona Integritas BRMP Gorontalo. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Informasi BRMP Gorontalo tersebut menjadi wadah berbagi pengalaman, strategi, inovasi, serta praktik-praktik terbaik dalam pembangunan Zona Integritas yang telah diterapkan oleh BRMP Gorontalo.
Dalam paparannya, Reza Rahmad menjelaskan berbagai program dan kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Tim Zona Integritas BRMP Gorontalo, baik pada periode pembangunan ZI tahun 2025 yang mengantarkan instansi tersebut meraih predikat WBK maupun berbagai program penguatan yang sedang berjalan pada tahun 2026. Ia juga memaparkan strategi penyusunan program kerja yang efektif, penguatan manajemen perubahan, pembangunan budaya kerja, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga mekanisme monitoring dan evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan.
Selain itu, dijelaskan pula bahwa keberhasilan pembangunan Zona Integritas tidak terlepas dari implementasi enam area perubahan reformasi birokrasi yang dilaksanakan secara konsisten, yaitu manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Berbagai inovasi yang dikembangkan BRMP Gorontalo juga menjadi faktor pendukung dalam meningkatkan kualitas layanan sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Tim BRMP Sulawesi Barat aktif menggali informasi terkait strategi membangun komitmen organisasi, pembentukan agen perubahan, pengelolaan inovasi pelayanan publik, penyusunan eviden, hingga langkah-langkah yang dilakukan dalam menghadapi proses evaluasi pembangunan Zona Integritas.
Kepala Bagian Tata Usaha BRMP Sulawesi Barat, Raden Dwi Teguh Widjanarko, menyampaikan bahwa kegiatan studi tiru ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat implementasi reformasi birokrasi dan pembangunan Zona Integritas di lingkungan BRMP Sulawesi Barat.
"Kami memanfaatkan momentum keikutsertaan pada PENAS XVII untuk belajar langsung dari satuan kerja yang telah berhasil meraih prestasi terbaik dalam pembangunan Zona Integritas. Banyak pengalaman, inovasi, dan praktik baik yang dapat kami adopsi serta sesuaikan dengan kebutuhan organisasi. Hasil studi tiru ini akan menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan program Zona Integritas di BRMP Sulawesi Barat sehingga upaya mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, profesional, dan melayani dapat semakin optimal," ungkapnya.
Menurutnya, pembangunan Zona Integritas bukan sekadar memenuhi indikator penilaian, tetapi merupakan upaya membangun budaya kerja yang berorientasi pada integritas, kinerja, dan pelayanan. Oleh karena itu, komitmen pimpinan dan seluruh pegawai menjadi faktor utama dalam mewujudkan perubahan yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan studi tiru ini, BRMP Sulawesi Barat diharapkan memperoleh wawasan, pengalaman, dan referensi yang dapat diadaptasi dalam rangka mempercepat pembangunan Zona Integritas menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen BRMP Sulawesi Barat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, serta memberikan pelayanan publik yang prima kepada masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan.
Pemanfaatan waktu di sela-sela kegiatan PENAS XVII untuk melaksanakan studi tiru ini menunjukkan keseriusan BRMP Sulawesi Barat dalam terus belajar, berbenah, dan meningkatkan kualitas manajemen organisasi. Dengan semangat kolaborasi dan perbaikan berkelanjutan, diharapkan BRMP Sulawesi Barat mampu mewujudkan birokrasi modern yang berintegritas, profesional, dan semakin dipercaya oleh masyarakat.(MN)