Perkuat Kolaborasi Pendidikan, BRMP Sulbar Terima Mahasiswa PKL Unsulbar
MAMUJU— Tidak hanya berperan dalam penerapan dan diseminasi teknologi pertanian, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Sulawesi Barat juga terus berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia pertanian melalui layanan Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan magang bagi mahasiswa.
Komitmen tersebut kembali diwujudkan dengan diterimanya 10 mahasiswa Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian dan Kehutanan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) untuk melaksanakan PKL di BBRMP Sulawesi Barat, Selasa (1/9). Kegiatan penerimaan berlangsung di Lobby PPID BBRMP Sulawesi Barat.
Ketua Panitia Pelaksanaan Praktik Kerja Terpadu (PAKET), Muhammad Isbahuddin, menyampaikan terima kasih atas kesediaan BBRMP Sulawesi Barat menerima mahasiswa Unsulbar. Ia berharap selama mengikuti PKL, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman kerja sekaligus membandingkan teori pertanian yang diperoleh di bangku kuliah dengan penerapannya di lapangan.
Menurutnya, BBRMP Sulawesi Barat menjadi salah satu lokasi yang dipilih berdasarkan pengalaman pelaksanaan kegiatan sebelumnya yang dinilai memberikan lingkungan pembelajaran yang baik bagi mahasiswa.
Sementara itu, mahasiswa diterima langsung oleh Hesti Rahasia, selaku Ketua Tim Kerja Penerapan dan Diseminasi Pertanian BBRMP Sulawesi Barat. Ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Unsulbar dan menegaskan kesiapan BBRMP Sulawesi Barat untuk mengawal proses pembelajaran dan praktik kerja mahasiswa selama berada di lingkungan instansi.
“Terima kasih atas kepercayaan Universitas Sulawesi Barat kepada BBRMP Sulawesi Barat sebagai tempat pelaksanaan PKL tahun 2026. Kami siap mendampingi mahasiswa agar dapat memperoleh pengalaman dan pembelajaran yang bermanfaat,” ujarnya.
Melalui layanan PKL dan magang, BBRMP Sulawesi Barat terus membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi sekaligus memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk mengenal secara langsung penerapan teknologi, program, dan praktik pertanian modern.
Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan dunia kerja serta turut mencetak sumber daya manusia pertanian yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan pembangunan pertanian di masa depan.(AA)