BBRMP Sulawesi Barat Perkuat Peran Penyuluh melalui Pembekalan dan Pengawalan CPCL
MAMUJU- Balai Besar Pelatihan dan Penyuluhan Pertanian (BBRMP) Sulawesi Barat terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas penyuluhan melalui kegiatan pembekalan penyusunan Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) bagi penyuluh pertanian dalam program CWS.
Kegiatan ini diikuti oleh Ketua Kelompok Substansi (Kelsi) Penyuluhan Pertanian, Ketua Tim Kerja (Katimker), serta Liaison Officer (LO) dari seluruh kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat. Para peserta memiliki peran strategis sebagai penerus informasi sekaligus pengawal pelaksanaan penyusunan CPCL di wilayah masing-masing.
Materi pembekalan disampaikan langsung oleh Kepala Kelompok Substansi Pendampingan Modernisasi Pertanian BBRMP Sulawesi Barat, Sarpina. Dalam paparannya, ditekankan pentingnya ketepatan dan kesesuaian penyusunan CPCL dengan petunjuk teknis (juknis) masing-masing Direktorat Jenderal teknis, sehingga usulan yang diajukan tidak mengalami kesalahan dan dapat diterima sesuai ketentuan program.
Pembekalan ini menjadi langkah krusial untuk memastikan kualitas usulan CPCL. Dengan pemahaman yang seragam, para penyuluh diharapkan mampu menyusun data secara benar, lengkap, dan akurat.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi titik awal penguatan pengawalan CPCL di lapangan. Setelah mengikuti pembekalan, para penyuluh diharapkan segera melakukan pendampingan dan pengawalan proses penyusunan serta pengusulan CPCL di tingkat kabupaten hingga desa, sehingga proses dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan sesuai target.
BBRMP Sulawesi Barat juga menegaskan pentingnya verifikasi lapangan sebagai bagian utama dalam menjamin validitas data. Verifikasi dilakukan untuk memastikan bahwa calon petani yang diusulkan benar-benar aktif serta lokasi yang diajukan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
Sebagai lembaga pembina penyuluhan pertanian, BBRMP Sulawesi Barat berperan dalam meningkatkan kapasitas penyuluh, menjaga kualitas data, serta memastikan percepatan implementasi program bantuan pertanian agar tepat sasaran.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh penyuluh dapat menjadi penggerak utama dalam penyebarluasan informasi dan pengawalan penyusunan CPCL secara berjenjang, sehingga program bantuan pertanian dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan diikuti secara aktif oleh peserta dari berbagai kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat.(MN)