BRMP Sulbar Perkuat Keterpaduan Pusat dan Daerah dalam Persiapan Syukuran Panen Raya
MAMUJU-Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Barat menghadiri rapat pemantapan pelaksanaan kegiatan Syukuran Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan yang akan diselenggarakan secara hibrid bersama Presiden Republik Indonesia.
Rapat berlangsung di ruang rapat Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Provinsi Sulawesi Barat dan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas DTPHP Provinsi Sulbar. Rapat tersebut dihadiri oleh Kepala BRMP Sulawesi Barat beserta tim, para Kepala Bidang lingkup pertanian Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat beserta tim, perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika, serta para penyuluh pertanian tingkat Provinsi.
Dalam rapat tersebut dibahas berbagai aspek teknis pelaksanaan kegiatan, mulai dari kesiapan lokasi, susunan acara, sistem konektivitas daring, hingga koordinasi lintas sektor guna memastikan kegiatan berjalan lancar, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Kegiatan Syukuran Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan direncanakan akan dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Barat dan dipusatkan di Kompleks Balai Diklat Pertanian, Kecamatan Kalukku. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 7 Desember 2025, serta terhubung secara langsung dengan agenda nasional bersama Presiden Republik Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, BRMP Sulawesi Barat menegaskan komitmennya untuk mendukung suksesnya kegiatan melalui pendampingan, penguatan inovasi dan teknologi pertanian, serta penyediaan data dan informasi sebagai dasar pengambilan kebijakan.
Peran BRMP diharapkan mampu memperkuat keterpaduan antara kebijakan pusat dan pelaksanaan program di daerah, sehingga program strategis nasional di bidang pangan dapat diimplementasikan secara efektif dan tepat sasaran.
Pelaksanaan kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi dan keterpaduan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, dalam mendukung program strategis nasional di bidang pangan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan daerah.(Mrw)