Kawal Produksi Benih Sumber, BRMP Sulbar Lakukan Pendampingan Pemupukan di Kab. Polman
POLEWALI MANDAR-Pendampingan pemupukan pertama pada kegiatan Produksi Benih Sumber dilaksanakan saat tanaman memasuki umur 14 Hari Setelah Tanam (HST).
Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pengawalan teknis budidaya guna memastikan pertumbuhan tanaman berlangsung optimal sejak fase awal pertumbuhan.
Kegiatan pendampingan dilaksanakan oleh tim BRMP Sulbar bersama penyuluh pertanian lapangan dengan melakukan monitoring langsung di areal pertanaman. Pada kesempatan tersebut, dilakukan pemeriksaan kondisi tanaman, tingkat pertumbuhan, keseragaman tanaman, serta kondisi lahan untuk memastikan kebutuhan hara tanaman dapat terpenuhi secara tepat.
Pemupukan pertama dilakukan sesuai rekomendasi teknis dengan memperhatikan dosis, jenis pupuk, dan cara aplikasi yang tepat agar unsur hara dapat terserap optimal oleh tanaman. Pada fase 14 HST, tanaman berada pada masa pertumbuhan vegetatif aktif sehingga kebutuhan unsur hara, khususnya nitrogen, sangat penting untuk mendukung pembentukan anakan, pertumbuhan daun, dan perkembangan akar tanaman.
Selain melakukan pendampingan pemupukan, tim perbenihan, bersama petani dan pemyuluh juga berdiskusi terkait pentingnya pemupukan berimbang, pengelolaan air, serta pengamatan dini terhadap potensi serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT).
Pendampingan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman petani dalam menerapkan budidaya yang baik sehingga pertumbuhan tanaman lebih optimal dan target produksi benih sumber dapat tercapai.
Melalui kegiatan pendampingan ini, sinergi antara tim teknis, penyuluh pertanian, dan petani terus diperkuat sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung keberhasilan kegiatan Produksi Benih Sumber yang berkualitas, berdaya hasil tinggi, dan berkelanjutan.(NK)