Sinergitas Pemerintah Pusat dan daerah, Pemerintah Provinsi Mendukung Penerapan PM-AAS di Sulbar
MAMUJU- Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Barat melaksanakan audiensi bersama Gubernur Sulawesi Barat sebagai bagian dari penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan program strategis sektor pertanian.
Audiensi yang dilaksanakan di Kantor Gubernur Sulawesi Barat tersebut membahas koordinasi terkait pelaksanaan Program Strategis Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) yang dilaksanakan di Desa Bumiayu, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar. Program ini dilaksanakan melalui pendampingan penerapan modernisasi pertanian pada lahan seluas 100 hektar sebagai upaya percepatan transformasi pertanian menuju sistem pertanian modern, efisien, dan berbasis teknologi.
Kegiatan audiensi dipimpin langsung oleh Kepala BRMP Sulawesi Barat, Dr. Sumarni Panikkai, SP., M.Si, didampingi Ketua Kelompok Substansi PE, Ketua Kelompok Substansi Penerapan dan Kesesuaian, serta Koordinator Tim Teknis BBPMP Sulawesi Barat.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Barat, Dr. H. Suhardi Duka, M.M., didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Provinsi Sulawesi Barat bersama Tim Tenaga Ahli Gubernur Sulawesi Barat.
Dalam audiensi tersebut dibahas langkah-langkah strategis penguatan implementasi PM-AAS melalui sinergi lintas sektor guna mendukung percepatan penerapan modernisasi pertanian, peningkatan produktivitas, serta optimalisasi pengelolaan kawasan pertanian berbasis teknologi dan inovasi.
Kepala BRMP Sulawesi Barat, Sumarni Panikkai, menyampaikan bahwa koordinasi dan dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam keberhasilan implementasi program PM-AAS di daerah. “Program Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong transformasi sektor pertanian menuju pertanian modern. Melalui sinergi dan dukungan pemerintah daerah, diharapkan implementasi program ini dapat berjalan optimal serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani,” ujar Sumarni Panikkai.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program PM-AAS yang dinilai sejalan dengan upaya pengembangan sektor pertanian dan peningkatan produktivitas di Sulawesi Barat.
“Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program PM-AAS. Ke depan, program pertanian modern ini diharapkan tidak hanya terfokus di Kabupaten Polewali Mandar, tetapi juga dapat diperluas dan dikembangkan di kabupaten lain di Sulawesi Barat agar manfaatnya semakin luas bagi masyarakat dan petani,” ujar Suhardi Duka.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara BRMP Sulawesi Barat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam mendukung pelaksanaan program prioritas Kementerian Pertanian, khususnya pengembangan pertanian modern sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan berkelanjutan.(MN