Pertemuan Perdana Kepala BBRMP Sulawesi Barat Tekankan Komitmen Kerja Tim dan Digitalisasi
MAMUJU-Balai Besar Modernisasi Pertanian (BBRMP) Sulawesi Barat menggelar pertemuan perdana bersama Kepala Balai, Dr. Sumarni Panikkai, SP., M.Si, pada Rabu, 18 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi momentum awal untuk memperkuat komitmen, koordinasi, dan semangat kerja seluruh pegawai dalam meningkatkan kinerja organisasi serta kontribusi nyata bagi pembangunan pertanian di Sulawesi Barat.
Dalam arahannya, Kepala Balai, Dr. Sumarni Panikkai, SP., M.Si, menegaskan komitmennya untuk menjadi pelayan bagi seluruh pegawai. Ia menyampaikan bahwa kepemimpinan bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan memastikan seluruh tim mampu menghasilkan output kerja yang berdampak dan berprestasi.
“Kita tidak perlu bekerja biasa-biasa saja, tetapi harus bekerja luar biasa. Mari bersama-sama mencapai target, bahkan melampaui target yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Beliau juga menekankan pentingnya digitalisasi dalam mendukung efektivitas kerja organisasi. Mengingat mayoritas pegawai BBRMP Sulawesi Barat merupakan generasi milenial, transformasi digital diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan adaptif. Digitalisasi administrasi akan dilakukan secara bertahap untuk meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas kerja.
Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pula pesan Menteri Pertanian bahwa keberhasilan tidak akan tercapai tanpa tekanan dan kerja keras. Oleh karena itu, seluruh pegawai diminta untuk aktif bekerja di lapangan serta memperkuat kerja tim.
Kepala Balai mengapresiasi capaian PPID Sulawesi Barat yang telah mempertahankan prestasi selama dua tahun berturut-turut, dan berharap capaian tersebut dapat terus ditingkatkan ke arah yang lebih baik.
Terkait Luas Tambah Tanam (LTT), seluruh unit kerja diminta untuk memperbaiki dan meningkatkan capaian kinerja agar target dapat terpenuhi. Setiap bagian diharapkan memiliki komitmen kerja yang jelas dan terukur, termasuk melalui penandatanganan komitmen kinerja pada kegiatan teknis.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan tim bukan ditentukan oleh individu semata, melainkan kerja sama seluruh anggota. Dalam organisasi, terdapat berbagai karakter sumber daya manusia — ada yang mampu tetapi belum memiliki kemauan, dan ada yang memiliki kemauan tetapi masih perlu peningkatan kemampuan. Oleh karena itu, setiap pimpinan bertanggung jawab atas amanah yang diembannya untuk membina dan mengarahkan tim.
Dalam penutup arahannya, Sumarni Panikkai mengajak seluruh pegawai untuk menularkan energi positif dalam bekerja. “Jangan mengatakan pekerjaan itu berat, tetapi mari tancap gas untuk kemajuan bersama,” pesannya.
Ia mengibaratkan pimpinan sebagai seorang koki yang harus menjaga ritme kerja tim agar tetap cepat dan selaras. Kepala Balai juga membuka ruang bagi generasi muda dan seluruh pegawai untuk menyampaikan ide-ide inovatif demi kemajuan organisasi. Pertemuan perdana ini diharapkan menjadi momentum baru bagi BBRMP Sulawesi Barat untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi terbaik bagi sektor pertanian.(MN)