• Jl. H.Abd.Malik Pattana Endeng
  • WA center: 0853-9661-9306
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Jurnal
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Kontak
Thumb
4 dilihat       24 Agustus 2026

Tembus 12,5 Ton per Hektare, Program PM-AAS di Sulbar Siap Diperluas hingga 6.530 Hektare

POLEWALI MANDAR – Penerapan pertanian modern melalui PM-AAS di Sulawesi Barat mencatat produktivitas hingga 12,5 ton per hektare. Capaian ini menjadi salah satu dasar untuk mendorong perluasan penerapan PM-AAS hingga 6.530 hektare di Sulawesi Barat.

Hal tersebut disampaikan dalam Panen Raya PM-AAS di Kabupaten Polewali Mandar, Senin (24/8/2026). Kegiatan dihadiri Kepala BRMP Sulawesi Barat, perwakilan Gubernur Sulawesi Barat, perwakilan Bupati Polewali Mandar, Komisi IV DPR RI, Pupuk Indonesia, Kodim 1402/Polman, Polres Polewali Mandar, penyuluh, petani, dan pemangku kepentingan lainnya.

Capaian 12,5 ton/ha menunjukkan potensi penerapan teknologi dan mekanisasi dalam meningkatkan produktivitas sekaligus menjadi pijakan untuk memperluas manfaat pertanian modern kepada lebih banyak petani.

Perwakilan Komisi IV DPR RI mengapresiasi capaian tersebut dan menekankan pentingnya keberlanjutan program.

“Capaian 12,5 ton per hektare harus menjadi semangat untuk memperluas pertanian modern. Modernisasi bukan hanya meningkatkan produksi, tetapi juga efisiensi, menekan biaya usaha tani, dan meningkatkan kesejahteraan petani.”

Kepala BRMP Sulawesi Barat menegaskan bahwa capaian tersebut menjadi landasan penting bagi perluasan PM-AAS.

“Capaian 12,5 ton per hektare menunjukkan potensi pertanian modern yang sangat baik. Ini menjadi salah satu landasan untuk mendorong perluasan PM-AAS hingga 6.530 hektare. BRMP Sulawesi Barat terus mendukung penerapan teknologi dan pendampingan agar hasil positif ini dapat direplikasi lebih luas.”

Mewakili Gubernur Sulawesi Barat, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Provinsi Sulawesi Barat menyatakan dukungan pemerintah provinsi terhadap perluasan PM-AAS.

“Sulawesi Barat memiliki potensi pertanian yang besar. Perluasan PM-AAS diharapkan meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat kontribusi daerah terhadap ketahanan dan swasembada pangan nasional.”

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Polewali Mandar menilai capaian tersebut menjadi motivasi bagi petani dan pemerintah daerah.

“Dengan teknologi, mekanisasi, sarana produksi, dan pendampingan yang berkelanjutan, kami berharap pertanian Polewali Mandar semakin produktif dan mampu meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan petani.”

Dukungan Pupuk Indonesia, Kodim 1402/Polman, dan Polres Polewali Mandar turut memperkuat sinergi lintas sektor dalam mengawal program strategis pemerintah di bidang pangan.

Ke depan, capaian tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai keberhasilan satu kawasan, tetapi dapat menjadi model penerapan pertanian modern yang direplikasi pada kawasan lain di Sulawesi Barat. Dengan perluasan yang didukung teknologi, mekanisasi, sarana produksi, dan pendampingan berkelanjutan, peningkatan produktivitas diharapkan dapat berjalan seiring dengan peningkatan efisiensi dan kesejahteraan petani.

Panen raya ini menegaskan bahwa capaian 12,5 ton/ha menjadi pijakan untuk memperluas PM-AAS hingga 6.530 hektare, dengan sasaran utama meningkatkan produksi, efisiensi usaha tani, dan kesejahteraan petani.

BRMP Sulawesi Barat akan terus mengawal penerapan teknologi dan modernisasi pertanian bersama pemerintah daerah, penyuluh, petani, dan seluruh pemangku kepentingan guna memperkuat kontribusi Sulawesi Barat dalam mendukung swasembada pangan nasional.(T)

Prev Next

- BRMP Sulawesi Barat


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Pacu Efisiensi Panen, Program PM AAS Salurkan Drone dan Alsintan di Desa Bumiayu
    24 Agu 2026 - By BRMP Sulawesi Barat
  • Thumb
    Panen Raya PM-AAS di Polman Buktikan Potensi Pertanian Modern Tingkatkan Produktivitas
    24 Agu 2026 - By BRMP Sulawesi Barat
  • Thumb
    Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik melalui Pelatihan Digital yang Mudah, Cepat, dan Beretika
    21 Agu 2026 - By BRMP Sulawesi Barat
  • Thumb
    BRMP Sulawesi Barat Perkuat Kualitas Pelayanan Publik melalui Forum Konsultasi Publik
    20 Agu 2026 - By BRMP Sulawesi Barat

tags

PM-AAS

Kontak

WA center: 0853-9661-9306
(0426) 2321830
[email protected]

Website:https://sulbar.brmp.pertanian.go.id/

Jl. H.Abd.Malik Pattana Endeng
Kompleks Perkantoran Gubernur Sulawesi Barat
Mamuju - Sulawesi Barat
Indonesia
91511

© 2026 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Barat. All Right Reserved